Trisula Sinergi Indonesia | Training, Consulting, Digitalization

8 Waste / Pemborosan / MUDA dalam Produksi

Posted : 16 October 2021 | by Admin | Category : Lean Management

52 views

8 Waste / Pemborosan / MUDA dalam Produksi

Waste atau pemborosan atau MUDA adalah segala sesuatu yang tidak memberikan nilai tambah dari produk atau proses kerja utamanya, berlebihan dari kebutuhan, tidak membantu suatu proses, tidak memberikan keuntungan secara material/finansial.

Dalam Bahasa Jepang terkenal dengan istilah 3M :

MUDA : pekerjaan yang tidak memiliki nilai tambah, pekerjaan yang sia-sia

MURA :  ketidakteraturan, ketimpangan

MURI : pemberian beban yang berlebihan pada sumber daya

Cara efektif untuk menemukan pemborosan/waste adalah dengan melakukan aktivitas genba secara langsung ke area kerja untuk melihat, mencatat, dan memberikan saran pemecahan atas terjadinya pemborosan.

Karena fokus utama dari Lean adalah menghilangkan waste dalam proses, maka sangat penting bagi kita untuk memahami apa saja waste yang dimaksud.

1. Defects – Produk atau layanan yang tidak sesuai dengan spesifikasi yang dibutuhkan akan menimbulkan pengerjaan ulang atau rework. Aktivitas ini tidak memberikan nilai tambah.

2. Overproduction –menghasilkan produk melebihi permintaan, ataupun lebih awal dari jadwal.

3. Waiting – Waste ini termasuk antara lain aktivitas menunggui mesin otomatis, menunggu barang datang, menunggu approval.

4. Transportation – Waste ini terdiri dari pemindahan atau pengangkutan yang tidak diperlukan seperti penempatan sementara, penumpukan kembali, perpindahan barang.

5. Inventory – Waste ini termasuk Inventory, stok atau persediaan yang berlebihan atau material yang tidak diproses.

6. Motion – Waktu dan energi yang digunakan karena gerakan yang tidak memberikan nilai tambah, termasuk misalnya mencari, gerakan yang tidak efisien dan tidak ergonomis. Waste motion ini bisa berasal dari manusia atau mesin.

7. Extra Processing – Segala penambahan proses yang tidak diperlukan bagi produk yang hanya akan menambah biaya produksi.

8. Non-Utilized Talent – Waste ini juga termasuk penambahan dari 7 waste yang lebih dulu dikenal. Menempatkan orang yang tidak terlibat langsung dalam proses menjadi aktivitas yang tak bernilai tambah. Dan keterampilan atau keahlian orang yang tidak termanfaatkan dengan baik.


Dan yang paling berbahaya dalam 8 Waste diatas adalah Waste “OVER PRODUCTION”. Berikut alasannya :

1. Muda Over Produksi memicu munculnya kategori Muda yang lain.

2. Perlu investasi untuk menyiapkan area gudang/warehouse sebagai tempat penyimpanan barang.

3. Perlu tenaga kerja dan peralatan yang ekstra untuk merawat material.

4. Perlu tenaga kerja untuk penyimpanan dan pengawasan gudang.

5. Penggunaan biaya energi seperti listrik, gas, air, solar industri, dsb.

6. Menghabiskan material dan komponen sebelum waktunya.

7. Perlu investasi kebutuhan peralatan untuk penyimpanan barang, seperti pallet, box, base-skid, dsb.

8. Perlu investasi pengadaan alat pengangkutan, seperti : forklift, truck, AGV, towing, handlift, dsb.

9. Memangkas tunas - tunas Kaizen.



Comments :